Kamis, 23 Desember 2010

Bukan Nama untuk anak tercinta !

Sering kita saksikan sendiri, alangkah bangga seorang ayah / ibu menyebut dan memberi nama pada anaknya yang seolah islami  pada hal ia tak tahu arti dari kata itu, seperti ; siti ni'matul farj, atau  rahman ( tanpa imbuhan lainnya ), atau lainnya. kami sarankan agar anda terlebih dahulu bertanya pada orang yang tahu bahasa arab, berikut ini jangan anda pakai untuk nama anak anda,  
karena ini sederetan nama setan dan tugasnya :

Khanzab adalah setan pengganggu orang salat.
Walhan adalah setan yang menggoda orang yang berwudhu dan membisikinya.
Dasim adalah setan yang mengganggu keluarga dan rumah.
Abyadh, setan paling buruk dan kuat menggoda para nabi.
Laqnis dan Walhan,keduanya menggoda orang yang bersuci dan sholat. Keduanya digelari dengan al-Hafaf dan Murrah. Zalanbur, Setan yang menggoda di pasar yang  menghiasi hal yang sia-sia, sumpah, dusta dan memuji barang dagangannya.
Bathar setan yang menggoda orang yang tertimpa musibah, membisikinya supaya mencakar wajah, memukul pipi, dan merobek kantong bajunya sendiri.
Al-'Awar adalah setan penggoda orang yang berzina dengan menyebarkannya di kelamin laki-laki dan ketuaan pada perempuan."
Mathus, setan pemilik berita dusta yang disebarkan melalui mulut-mulut manusia yang tidak ada sumbernya.
Dasim, yakni bila seorang memasuki rumah tanpa mengucapkan salam dan tidak mengingat Allah, maka dia dapat melihat harta kekayaan seseorang selama belum di angkat atau diperbaiki tempatnya. Bila seseorang makan dan tidak membaca basmallah, maka dia akan makan bersamanya.
Ubay bin Kaab meriwayatkan dari Nabi SAW. Beliau bersabda,"Sesungguhnya wudhu itu ada setannya yang bernama Walhan. Maka takutlah kalian semua dari sifat was-was pada air."Diriwayatkan oleh Tirmidzi.
Muslim meriwayatkan dari Ustman bin Abi Al Ash. Dia berkata,"Ya Rosulullah, setan telah menghalangi antara diriku dan salatku dan tanda-tanda yang ia kenakan padaku." Rosulullah bersabda,'Itu adalah setan yang di sebut Khanzab. Maka bila engkau merasakannya, berlindunglah kepada Allah darinya, dan meludahlah ke sebelah kirimu tiga kali.' Maka aku melakukan itu dan Allah menghilangkannya dariku."

Sumber: Hikaya Ash-Shufiyyah, Muhammad Abu Al-Yusr 'Abidin.
http://majlisdzikrullahpekojan.org/

Tidak ada komentar: