Kamis, 30 Desember 2010

Ampas Kelapa Sawit Dikembangkan Jadi Biothanol

Senin, 2 Agustus 2010 - 15:40 WIB

Jakarta (Pos Kota) – Ampas kelapa sawit (bagasse) akan dikembangkan menjadi biothanol oleh Kementerian Perindustrian bersama New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) Jepang.

“Kerjasama penelitian teknologi pengolahan bagasse menjadi bioethanol ini sebagai bagian dari proyek kerjasama dan diharapkan dapat mentransformasi agricultural waste jadi sumber bioethanol,”

kata Sekjen Kementerian Peridustrian Agus Tjahajana dalam acara MoU antara Kemenperin dengan NEDO di Jakarta, Senin.

Potensi ampas sawit ini di Indonesia , menurut Agus, sangat besar. Dari luasan 7 juta hektar saat ini mampu memproduksi 23 juta ton Crude Palm Oil (CPO). “Diperkirakan selama 10-15 tahun ke depan produksinya sampai 2-3 kali lipat.”

Menurut Agus untuk bisa mensukseskan kerjasama penelitian ( joint research) dengan Jepang ini, maka ia mengarapkan peran perguruan tinggi dan lembaga riset nasional untuk pengembangan bioethanol dari bagasse.

“Dengan demikian makin banyak potensi Indonesia untuk mengembangkan bio massa menjadi bioethanol,” katanya.

Direktur Kimia Hulu Aleksander Barus menambahkan, saat ini pemerintah belum mampu menghitung berapa potensi pengembangan biothanol sebagai bahan bakar nabati dari bagasse namun dipastikan sangat besar sekali.

“Kalau produksi 23 juta ton menjadi ethanol, maka akan menjamin keamanan energi nasional,” jelasnya.(tri/dms). sumber : http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/08/02/ampas-kelapa-sawit-dikembangkan-jadi-biothanol

1 komentar:

Peternak Hebat mengatakan...

Subhanallah